Bahasa yang diserap ke dalam Bahasa Banjar

Penelitian Bahasa Banjar Sosiolinguistik

35 Bahasa Jawa yang diserap ke dalam Bahasa Banjar


Tahukah anda bahwa ada beberapa kosa kata bahasa Banjar (Kal-Sel) Kalian Selamat, amin. Hehe Kalimantan Selatan maksudnya, yang mana bahasa Banjar itu sendiri tidak murni dari Banjar, melainkan bahasa serapan dari bahasa Jawa.

Masa sih? Iya.

Kami dari Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia dari salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin telah melakukan penelitian mengenai hal ini.

Baiklah langsung saja, kita simak 35 Bahasa Jawa yang diserap ke dalam bahasa Banjar.


  1. Kata bahasa Banjar picak berasal dari bahasa Jawa picek yang berarti buta.
  2. Kata bahasa Banjar talu berasal dari bahasa Jawa telu yang berarti tiga.
  3. Kata bahasa Banjar takon berasal dari bahasa Jawa takon yang berarti tanya.
  4. Kata bahasa Banjar gumbili berasal dari bahasa Jawa gembili yang berarti ubi singkong.
  5. Kata bahasa Banjar marga berasal dari bahasa Jawa amarga yang berarti sebab atau karena.
  6. Kata bahasa Banjar wahin berasal dari bahasa Jawa wahing yang berarti bersin.
  7. Kata bahasa Banjar gandak berasal dari bahasa Jawa gandhak yang berarti pacar atau selingkuhan.
  8. Kata bahasa Banjar menceleng berasal dari bahasa Jawa mentheleng yang berarti melotot.
  9. Kata bahasa Banjar paring berasal dari bahasa Jawa pring yang berarti bambu.
  10. Kata bahasa Banjar andika (dika) berasal dari bahasa Jawa ndhika atau rika yang berarti kamu.
  11. Kata bahasa Banjar hanyar berasal dari bahasa Jawa anyar yang berarti baru.
  12. Kata bahasa Banjar habang berasal dari bahasa Jawa abang yang berarti merah.
  13. Kata bahasa Banjar hirang berasal dari bahasa Jawa ireng yang berarti hitam.
  14. Kata bahasa Banjar halar berasal dari bahasa Jawa lar yang berarti sayap.
  15. Kata bahasa Banjar rigat berasal dari bahasa Jawa reged yang berarti kotor.
  16. Kata bahasa Banjar ngaran berasal dari bahasa Jawa aran yang berarti nama.
  17. Kata bahasa Banjar anum berasal dari bahasa Jawa anom atau enom yang berarti muda.
  18. Kata bahasa Banjar ujan berasal dari bahasa Jawa udan yang berarti hujan.
  19. Kata bahasa Banjar hibak berasal dari bahasa Jawa kebek atau kebeg yang berarti penuh.
  20. Kata bahasa Banjar paray berasal dari bahasa Jawa prei yang berarti libur.
  21. Kata tilam bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu tilem yang artinya adalah kasur.
  22. Kata kandal bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu kandel yang artinya adalah tebal.
  23. Kata pagat bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu pegat yang artinya adalah putus.
  24. Kata tatak bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu tetak yang artinya adalah memotong.
  25. Kata tapih bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu tapeh yang artinya adalah sarung.
  26. Kata sangit bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu sengit yang artinya adalah marah.
  27. Kata takun bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu takon yang artinya adalah tanya.
  28. Kata anum bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu enom yang artinya adalah muda.
  29. Kata parak bahasa Banjar awal mulanya dari bahasa Jawa yaitu perek yang artinya adalah dekat.
  30. Awak” diserap kedalam bahasa banjar “awak” yang berarti badan, namun dalam penyebutan bahasa Jawa “ awak” terdengar hanya menjadi “awa” tanpa huruf “k” sedangkan jika dalam bahasa Banjar huruf “k” pada “awak” sangat terdengar jelas.
  31. Kata “kiwo” yang berarti kiri diserap kedalam bahasa Banjar menjadi “kiwa”.
  32. Kata “guyon”  dari bahasa Jawa diserap ke dalam bahasa Banjar menjadi “gaya” gaya dalam bahasa Banjar ini artinya bercanda.
  33. selawe” yang berasal dari bahasa Jawa dalam bahasa Banjar menjadi “selawi” yang artinya 25.
  34. Kata “licek” diserap ke bahasa Banjar menjadi “licak” yang artinya kotor.
  35. sampeyan” diserap kedalam bahasa Banjar menjadi “pian” yang artinya kamu. 

Nah, itulah bahasa yang diserap ke dalam bahasa Banjar yang perlu anda ketahui.

Sebenarnya, mungkin masih ada lagi selain bahasa di atas, namun berdasarkan referensi yang kami dapatkan, kami hanya menyelesaikan 35 kata saja.

Dan juga, masih banyak lagi bahasa serapan dari daerah-daerah lain. Namun, yang paling dominan dipengaruhi bahasa Jawa karena zaman dulu masyarakat Jawa melakukan perpindahan atau transmigrasinya ke daerah Banjar.

Baiklah cukup sampai disini dulu, semoga tulisan penelitian ini dapat bermanfaat. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel